Persamaan Dasar Akuntansi

Sabtu, 25 Januari 2014

     Fakultas Ekonomi bagi seorang mahasiswa atau orang yang hidup di lingkungan kampus 2 kata ini tk akan asing lagi. Itu adalah salah satu fakultas di perguruan tinggi. Dalam Fakultas Ekonomi akan di bagi lagi kedalam Prodi, diantaranya Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi. Nah di postingan kali ini kita akan membahas tentang Prodi Akuntansi berhubung saya Prodi itu .. heheheh

     Tanpa maksud menggurui, ini hanya sekedar sharing untuk teman teman yang mungkin sedang belajar akuntansi atau mungkin ingin mengambil Prodi ini di kuliah nanti. Oke kita masuk ke pokok bahasan.
     Sebelumnya kita harus mengetahui apa itu akuntansi. Mungkin dari kita sudah banyak yang tahu. Yaaa, Akuntansi adalah suatu system informasi yang mengidentifikasi, mencatat dan mengkomunikasikan peristiwa peristiwa ekonomi suatu organisasi kepada pengguna yang berkepentingan.

Kita akan bedah 3 kata kunci tersebut :
  1. Mengidentifikasi, ini adalah awal tadi semua tahap akuntansi. Di sini kita akan memillah mana yang akan di masukkan  ke pencatatan akuntansi dan mana yang tidak. Hanya aktivitas aktivitas ekonomi yang dapat di hitung dalam satuan uang yang akan kita masukkan ke pencatatan akuntansi (Asumsi Satuan Uang/Monetary Unit Assumption). Seperti, pembelian, penjualan, pembayaran utang usaha, pembayaran tagiahan air, tagiahan listrik dll.
  2. Mencatat, pencatatan kita lakukan setelah peristiwa peristiwa ekonomi tersebut telah teridentifikasi, sehingga kita mudah memilah mana yang akan di masukkan ke pencecatatan Akuntansi (Jurnal). Catatan ini akan disusun secara sistemtis dan kronologis untuk mempermudah kita ke tahap selanjutnya.
  3. Mengidentifikasi, pengidentifikasian dan pencatatan tadi akan menjadi data yang tidak berguna jika kita tidak mengkomunikasikannya kepada pengguna pengguna yang berkepentingan. Sebagai seorang akuntan, kita akan mengkomunikasikan itu dalam bentuk Laporan Keuangan ( Financial Statements).


Para pengguna data akuntasi di bagi menjadi 2 berdasarkan kepentingan masing masing yaitu :

Pengguna Internal
     Pengguna ini berasal dari dalam perusahaan atau organisasi tersebut. Diantaranya adalah jajaran manajer, dan bahkan sebagai seorang karyawan kita juga berhak untuk menggunakan data tersebut. Data data ini adalah alat pertimbangan manajer dalam pengambilan keputusan di karenakan laporan ini adalah gambaran dari perusahaan saat ini.

Pengguna Eksternal
     Pengguna pengguna ini berasal dari luar perusahaan. Pengguna ini diantara lain adalah Para Investor, Kreditor dan pemerintah. Mengapa mereka membutuhkan laporan ini ?? Bagi para Investor data ini akan di gunakan untuk mempertimbangkan apakah akan menjual sahamnya atau mempertahankan sahamnya. Kreditor menggunakannya untuk mempertimbangkan apakan berusahaan ini mampu untuk mebayar utang saat memberikan pinjaman. Pemerinth memakai data ini untuk menghitung pajak yang akan di bebankan kepada pihak perusahaan.

Perinsip Akuntansi yang Berlaku Umum
     Dalam penyusunan laporan keuangan (Financial Statement) seorang akuntan akan terikat oleh standar standar yang telah di tetapkan dan berlaku umum. GAAP (generally accepted accounting principle) atau Perinsip akuntansi yang berlaku umum. Ini adalah standar standar yang akan mengatur bagaimana peristiwa periwtiwa ekonomi itu akan di laporkan.
     Di amerika ada 2 organisai yang bertanggung jawab dalam penyusunan standar standar akutansi yaitu FASB (Financial Accounting Standards Board) jika di Indonesia kita mengenalnya dengan sebutan DSAK (Dewan Standar Akutansi Keuangan) yang berada di bawah Organisasi Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). Dan yang kedua adalah SEC ( Securities and Exchange Commitions dan di Indonesia kita mengenalnya dengan BaPePaM (Badan Pengawasan Pasar Modal).
     Salah satu prinsip yang sangat penting dalam pencatatan akuntansi adalah Prinsip Harga Perolehan. Dalam prinsip ini seorang akuntan akan mencatat harga suatu barang berdasarkan harga perolehannya.. sebagai contoh, sebuah perusahaan membeli sebuah bangunan dengan harga 2.000.000, lalu jika perusahaan tersebut menjual bangunan tersebut harganya adalah 2.500.000. Maka akuntan perusahaan itu akan mencatat 2.000.000 adalah sebagai harga perosehan, sedangkan 2.500.000 adalah harga yang di tentukan oleh pasar (Market Value).

Asumsi
     Dalam akuntansi kita akan mengenal 2 asumsi yaitu Asumsi Satuan Uang (Monetary Unit Assumption) dan Asumsi Entitas Ekonomi (Economics Entitu Assumption).
  1. Asumsi Satuan Uang, menyatakan bahwa hanya setiap kegiatan ekonomi yang dapat di hitung dalam satuan uang yang akan di catat dalam pencatatan akuntasi.
  2. Asumsi Entitas Ekonomi, menyatakan bahwa setiap aktivitas entitas ekonomi harus di pisahkan dan di bedakan dari aktivitas pemilik dan aktivitas perusahaan.


Persamaan dasar Akutansi
     Dalam kerangka dasar persamaan dasar akuntansi (Basic Accounting Equation) adalah

Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik

Jadi, besarnya Aset dalam transaksi apapun harus sama dengan besarnya kewajiban dan ekuitas pemiik. Maka dari itu setiap transaksi yang terjadi akan memiliki pengaruh ganda. Contoh jika di akun asset mengalami kenaikan maka kenaikan akan terjadi juga pada akun kewajiban atau akun ekuitas.



  • Aset, adalah seluruh sumber daya yang miliki perusahaan.
  • Kewajiban, adalah klaim atas asset. Kewajiban adalah utang perusahaan yang harus di penuhi.
  • Ekuitas Pemlik, adalh klaim atas total asset.

0 komentar

Posting Komentar